SMA Negeri 1 Sawan menyelenggarakan kegiatan upacara Mangguh Agung yang dieselnggarakan pada Redite Kliwon Wuku Watugunung tanggal 7 Oktober 2018. Kegiatan ini dihadiri oleh semua siswa, Pendidik dan tenaga Kependidikan SMAN 1 Sawa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa Undangan seperti Ketua Komite, Kapolsek Sawan, Danramil, Ketua Ikatan Alumni, Klian Adat Desa Pakraman sangsit dangin yeh, beserta undangan lainya dengan harapan menjadi upasaksi demi kelancaran kegiatan tersebut.

Kata memangguh berasal dari bahasa Bali: kepangguh atau kepanggih, yang artinya menemukan. Maksudnya adalah menemukan sebidang tanah secara niskala yang kemudian digunakan untuk bangunan .

Secara skala, bidang tanah diperoleh atau ditemukan dengan membeli, hibah, warisan, dll. Namun secara niskala bidang tanah itu dimohon kepada Sanghyang Widhi, sebagai pemilik dan penguasa semesta.

Banten upacara memangguh pada umumnya berdasar banten bebangkit dengan runtutannya.

Upcara memangguh kali ini dipuput oleh Ida Pedanda Istri Kemenuh dari Griya Kemenuh Banjar Sema Desa Pakraman Sangsit Dauh Yeh